HISAB ARAH KIBLAT
Suatu hari, Senin siang di bulan Rajab tahun kedua Hijriyah, Kanjeng Nabi Muhammad SAW salat Zuhur di Masjid Bani Salamah.
Baru dapat dua rakaat, tiba-tiba turun perintah/wahyu dari Allah SWT (al-Baqarah 144):
قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ
Sebagai wujud ketaatan atas perintah, di tengah-tengah salat itu juga kanjeng Nabi Muhammad SAW langsung mengubah arah kiblat.
dari arah MASJID AL-AQSHA (Palestina)
Menentukan Arah Kiblat Sholat
ke arah MASJID AL-HARAM (Makkah)
وَحَيْثُمَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ
Oleh karena posisi mushalli sekarang tersebar di berbagai penjuru alam, maka arah-menghadap mereka dalam salat akan bertemu pada sebuah titik di Masjidil Haram, yakni KA’BAH atau BAITULLAH.
mau tau cara perhitungan menentukan arah kiblat? download here




No comments :
Post a Comment